Ads

Kotak Pencarian

Ads

Selasa, 04 Desember 2012

[Bisnis] Peluang Jualan Trip Bagi Traveler

Salah satu cara untuk menghasilkan uang pada hobi traveling yang bisa kamu coba adalah jualan paket trip atau tour package secara indipenden. Secara sederhana, jualan trip sebenarnya sangat berhubungan dengan kemampuan kamu dalam menguasai daerah yang sudah kamu kenal sebelumnya dalam hal ini adalah tempat pariwisata yang ditawarkan dan juga memahami budaya lokal setempat seperti adat istiadat, ritual, bahkan kulinernya. Tentunya hobi traveling mendukung itu semua, tinggal mengandalkan komunikasi dan interaksi dengan objek yang ada.

Dalam menjual paket tur, kita tidak bisa sembarangan membuka jasa ini. Setidaknya mempunyai banyak kenalan dibidang traveling maupun pariwisata guna menunjang paket wisata yang ditawarkan seperti transportasi, akomodasi dan konsumsi. Ketiga hal merupakan hal yang wajib dikuasai dalam bisnis jualan trip ini.

Dalam perkembangannya, bisnis jualan trip bisa dijalan secara personal dan tidak mengikat, asalkan kita bisa memanfaatkan potensi daerah dan memberikan layanan lebih kepada pengguna jasa kita. Takut bersaing dengan penyedia layanan yang sudah mapan? Gak perlu khawatir untuk memulai bisnis, asalkan kita bisa menentukan kepada siapa kita jual layanan kita dan membuka peluang untuk bekerjasama untuk memajukan wisata lokal, bisnis ini merupakan hal wajar dan malah membantu untuk memperkenalkan wisata lokal kita.

P.s: Jika ada pertanyaan seputar bisnis jualan trip, silahkan ajukan pertanyaan anda. Insya Allah akan saya jawab. Penulis bukan penjual trip, tapi kenal beberapa pihak yang terlibat didalamnya, :-)

4 komentar:

  1. Sistem kerjasama penjual trip itu bagaimana Mas?
    Dan, Hasil bagi keuntungannya bagaimana?
    Makasih atas jawabanya.

    Wsslm

    BalasHapus
    Balasan
    1. sederhananya mas punya kenalan di pihak transportasi, jika pandai nego, mas bisa mendapatkan potongan harga, jadi tugas mas mencari penumpang, dan keuntungannya mas bisa ambil.
      Istilahnya: mas bertugas mencari costumer, dan mendapat imbalan dari itu. Begitu juga seperti akomodasi dan konsumsi.
      hasil keuntungan bisa mas diskusikan.

      Hapus
  2. salam kenal mas Qori, saya andri owner Trip to Hidden Paradise. saat ini saya sedang dipusingkan mengenai pembagian keuntungan hasil trip, sekarang saya punya 3 orang yang membantu saya dalam menjalankan bisnis ini. menurut mas Qori, sistem bagi hasil seperti apa yang adil dan dapat diterima dengan baik semua pihak? terimakasih
    andriwijaya@rocketmail.com

    BalasHapus
  3. @Andri Wijaya:

    Terima kasih telah meninggalkan komentar disini mas.
    Untuk sistem pembagian fee saya rasa untuk paket trip yang tidak mengikat tentu agak susah karena tidak ada aturan tetap dari perusahaan.
    Untuk pembagian, saya rasa bisa kita lihat dulu seberapa besar keterlibatannya dalam pekerjaan:
    Misal:
    Manager Trip *dalam hal ini anda: mendapat 40% dalam artian anda mendapatkan costumeR anda sendiri. Sisanya untuk 3 orang tadi masing-masing 20persen. Dalam artian teman anda itu supir (driver), pendamping (guide) dan administrasi.
    Menurut saya, untuk pekerjaan yang berhubungan dengan lapangan bisa dinaikkan fee-nya sih.
    Oh iya mas... dalam pembagian fee, saya punya teman dia share:
    Misalnya 3 orang pembantu itu tidak berhubungan dengan posisi mas sebagai penjual trip lepas, tidak masalah mereka tahu berapa mas dibayar. Misalnya, ada supir yg bekerjasama dengan kita. Tinggal kasih harga fix kalau kita menggunakan jasanya akan lebih murah 25%, tentu mas tidak perlu menentukan lagi pembagian fee asalkan jasa yang digunakan tidak mengikat.

    Regards
    Qore

    BalasHapus

Aturan memberi komentar:
1. Gunakan akun anda yang jelas supaya mudah di reply dengan meninggalkan e-mail atau link social media. Tidak disarankan menggunakan anon.
2. No spam, overload links, dan komentar yang tidak berhubungan.
3. Komentar anda akan di apresiasi jika anda memberikan tambahan dan saran, dan admin akan meletakkan di postingan.