Kotak Pencarian

BERIKLAN?

BERIKLAN?

Minggu, 21 Februari 2016

[Film] Deadpool; Anti-Super-Hero yang ternyata Masih Superhero

Sebenarnya gw telat banget nonton film superhero yang sangat nge-hype bulan ini. Meski dibilang Deadpool merupakan anti-hero, dari plot yang gw baca formula ceritanya sangat sederhana tentang seseorang yang menyelamatkan kekasihnya dengan kekuatan super dari villain yang ternyata mempunyai kekuatan super dan menjalankan praktek eksperimen untuk menjadikan orang sekarat mempunyai kekuatan super ala mutan karena Deadpool merupakan bagian dari franchise X-Men. 


Gw mengambil jam malam untuk nonton karena memilih untuk menonton dengan sedikit penonton. Gw tidak terlalu mempunyai ekpektasi besar dengan film ini. Menghibur? Lumayan. Memuaskan? Tidak terlalu. Karena gw mempunyai beberapa alasan kenapa Deadpool gw beri rating 7 di akun IMDB gw. Ide tentang film anti-hero sendiri gw sudah familiar dengan serial tv Jessica Jones dan tidak lagi menjadi special ditambah dengan aksi kekerasan yang menjadi over-rated karena audien awam menganggap film ini merupakan film super hero pertama yang menggambarkan kekerasan brutal secara eksplisit, padahal sebelumnya ada Kick-Ass dan Super yang mempunyai formula yang sama. 

Secara pribadi gw familiar dengan Deadpool dengan premis-nya sebagai anti hero dengan kemampuan yang bisa menembus empat dimensi dimana kalau dikomik dia menyadari bahwa dia adalah seorang tokoh komik dan kerap berselisih dengan pengarangnya. Dan hal ini merupakan hal unik kenapa gw tertarik menonton Deadpool di layar lebar. Meskipun lagi-lagi ide menembus empat dimensi bukan merupakan sesuatu yang baru karena gw pernah menonton komedi film 90an berjudul Wayne World yang menceritakan tentang dua orang penganguran penggemar music metal yang kadang bicara sama penonton. 

Hal yang menarik gw perhatikan dari film Deadpool dengan sedikit penonton adalah humor Amerika-nya yang terlalu banyak melontarkan popular culture reference-nya yang kebanyakan diambil dari film lain. Sehingga jarang sekali gw perhatikan tawa muncul dari penonton ketika humor verbal muncul kecuali saat adegan yang melibatkan humor slapstick. Meskipun begitu, beberapa humor ada yang benar-benar kena dan langsung membuat ngakak satu bioskop namun tidak terlalu berkesinambungan. Mungkin ini bukan opini yang popular, gw rasa film ini mempunyai kesan dangkal dan standar. Ya penonton akan mengerti meski plot beralur maju mundur, kita akan disuguhkan asal mula kenapa Deadpool menyelamatkan kekasihnya dengan kekuatan super-healing dan kemampuan bertarung yang tidak dijelaskan darimana Deadpool belajar menebas menggunakan dua katana sekaligus dan dari banyaknya peluru berhamburan (jangan lupakan musuh terinya Deadpool) disini kita tidak akan menemukan penegak hukum hingga adegan final hampir berakhir. Meskipun ini komik, membiarkan seorang tentara bayaran membuat kerusakan dijalanan tentu akan membuat orang berpikir apakah di universe Deadpool tinggal hanya tinggal beberapa mutant X-Men dan orang-orang suruhan yang bertindak semaunya. 

Untuk acting dan karakterisasi tentu Deadpool adalah karakter yang mencuri setiap adegan dengan tokoh pendukung yang terkesan numpang lewat dan tidak dieksplorasi lebih dalam. Selain itu kesan gw terhadap kekasih Deadpool juga kurang meyakinkan aktingnya dalam menjadi seorang cewek yang bitchy. Jika kalian menonton serial tv Gotham, tentu karakter yang dibawakan terlalu berbeda dan kesannya (atleast bagi gw) kurang cocok karena dalam Gotham, sang cewek merupakan cewek baik-baik yang tidak meninggalkan kesan dalam Deadpool. Dibalik seorang anti-hero, ada villain (musuh) yang seharusnya memorable, sayangnya disini gw tidak mendapatkan kesan itu karena sepanjang film sang villain dibuat terlalu lemah dan kurang bad-ass atau setidaknya membuat kesan berbeda dengan film film bertemakan superhero lainnya.

Overall, Deadpool merupakan film yang menghibur dengan komedi slapstick yang bisa dipahami saja. Jika kamu penggemar film, menjadi nilai lebih. Jika kamu penggemar film bertemakan berat dengan plot twist dan kompleksnya cerita serta pendalaman karakter. Deadpool tidak mempunyai itu. Tapi atleast, kamu akan terhibur dengan komedi twisted dengan kekerasan verbal dan physical dibalut plot sederhana tetapi tidak menjadikan Deadpool biasa biasa saja karena formula menembus dimensi keempatnya.

Bukti Nonton
Satu yang gw heran, adalah ketika Deadpool membuat lelucon tentang Batman dan Robin yang merupakan produk komik competitor Marvel, namun tidak menyebut Deathstroke dalam leluconnya karena sebenarnya Deadpool merupakan tokoh parodi dari tentara bayaran musuh batman yang mempunyai nama yang hampir mirip, Slade Wilson atau Deathstrok a.k.a. Wade Wildon a.k.a Deadpool

Overal Rating : 7/10

Trailer Link:  https://www.youtube.com/watch?v=gtTfd6tISfw

Embed Video

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aturan memberi komentar:
1. Gunakan akun anda yang jelas supaya mudah di reply dengan meninggalkan e-mail atau link social media. Tidak disarankan menggunakan anon.
2. No spam, overload links, dan komentar yang tidak berhubungan.
3. Komentar anda akan di apresiasi jika anda memberikan tambahan dan saran, dan admin akan meletakkan di postingan.