Ads

Kotak Pencarian

Ads

Minggu, 01 Mei 2011

[Monthly Note] Membuat Riwayat Hidup kedalam Sebuah Buku

Ada dua tipikal penulis didunia ini, ada yang menulis sekenanya tanpa aturan seperti saya, ada juga yang menulis dengan kaidah penulisan yang baik dan benar sehingga karya tulisnya bisa diterbitkan menjadi sebuah buku.


Dan saya pun menasbihkan diri sebagai orang yang termasuk dalam golongan pertama. Banyak sekali karya tulis yang saya tuliskan di internet sekarang, namun dikarenakan gaya menulis saya yang sekenanya. Rasa malas untuk menerbitkan tulisan menjadi buku hanya tebersit dalam pikiran saya sejenak saja.

Pernah membuat beberapa cerpen gagal, dan hasil tulisannya pun hilang terabaikan, pernah juga berpikir untuk membuat novel, tetapi itu hanyalah sebuah pikiran bukan tindakan nyata.

 Sebagai mahasiswa, tugas tulis menulis sudah saya rasa cukup untuk membuat makalah saja, namun dengan datangnya sebuah tugas baru dosen untuk membuat riwayat tentang hidup sendiri kedalam buku, membuka pikiran saya kembali untuk membuat cerita diri sendiri/ menovelkan diri sendiri.


Lalu untuk apa saya posting hal ini dalam blog saya? Ini alasan saya, yang saya bakal tulis seputaran tentang:
  •  Kelahiran
  • Masa Kecil kurang bahagia dan mainan
  • Tinggal dipesantren selama 7 tahun berturut-turut dan lulus setelah penantian panjang.
  • Dan sekarang menjadi mahasiswa sekaligus nyambi jadi blogger yg update tiap minggu :D
Nah, oleh itu kawan-kawan pengunjung blog, mohon ide dan sarannya dalam proses penciptaan dan karangan novel saya ini. Yang ngasih masukkan, namanya bakal saya pajang dalam kata sambutan nanti. Terima kasih banyak.

19 komentar:

  1. mun sudah jadi kirim ke nulisbuku.com

    moga ada yg beli bukunya

    BalasHapus
  2. @Agung:

    Ide bagus untuk mempermalukan diri sendiri dan orang yang pernah kenal dengan saya :P

    BalasHapus
  3. @Agung: baca kembali proses pencetakan di nulisbuku titik kom. Yang saya fahami dari proses penerbitannya begini: "Kita membiayayai sendiri pencetakan buku kita" sementara pihak nulisbuku titik kom, hanya mencantumkan logonya dia, dan mungkin mendistribusikan... coba lihat lagi..

    @Qori: sebaiknya ditulis (ini idenya )

    BalasHapus
  4. @Bang Deny: Nah lho, saya pikir mana ada yang gratis didunia ini, belum lagi bukunya jaminan bakal lagu :p

    @Qori: Iya, bang. Ini wajib ditulis kok.

    BalasHapus
  5. Km tu yg tw dg dri km sorang.
    Bagusx tu, tulis pengalaman km yang kd smw org berkesempatan merasakannya. Kayak tekunci di wc. Misalnya, tu misalnya ja.

    BalasHapus
  6. Huaaah keren, bikin novel :D jadi pengen >.<
    Dan maaf euy saya belum bisa kasih masukan untuk riwayat hidupnya, soalnya jarang nulis riwayat hidup :p

    BalasHapus
  7. @Ilham:

    ok, anda masuk dilist sambutan.

    @Iam:

    bukan novel, mas..
    tapi tugas kuliah :;hammer.
    saya juga tak pernah nulis, kok mas.

    BalasHapus
  8. Autobiografi ya sobat ... hehehe... semangat ya ... barusan dari kamu saya jadi dapet ide buat posting nih ...

    BalasHapus
  9. @Fahrizal:

    posting apa zal? gak ngerti gw

    BalasHapus
  10. Wah tugas kuliah rupanya :D
    Hehe coba aja minta bantuan mbah google :)

    BalasHapus
  11. Ahaha..yang penting menulis mas, ahay..saya beruntung berkunjung ke blog ini, bisa berbagi kretivitas dengan sesama "urang banua"..

    Salam kreatif :)
    Saya tunggu novelnya ya..

    BalasHapus
  12. @Iam:

    sejarah sendiri mana bisa dicari pake google :P ;hammer.

    @SQ:

    Bukan NOVEL, om.. tapi riwayat hidup.

    BalasHapus
  13. e...e gw kasih saran apa ya.. oia gini aja bro gimana klo... tentang harapan dan impian.. ( manusia harus terus berharap) , terus kesalahan2 yang pernah lo buat dari yang kecil sampe yang fatal..( kaya ngibulin bonyok mungkin) atau...cita-cita.. atau hobby dan keinginan atau target yang belum tercapai... jiaaa itu mah gw banget ya.. saran aja lo bro.. sukses ya buat tugasnya ... semangaaaat:)

    BalasHapus
  14. Hehe kali aja google berbaik hati kasih artikel tentang riwayat hidup :p

    BalasHapus
  15. menulis blog bagi saya adalah terapi qor... pikiran saya banyak dan berjumpalitan... menulis blog membuat saya lega dan bisa 'bertahan'

    BalasHapus
  16. Jangan disebut riwayat hidup dong. Biasax riwayat hidup ditulis buat orang yang udah meninggal, manakala sudah diketahui akhir hidupnya di dunia ini. Tumben-tumbenan buat orang yang masi idup.
    Jadi tugasx diberi nama apa ya biar lebih cocok?
    Tapi gpp-lah. Itu cman masalah pengertian.

    BalasHapus
  17. hehe mampir dulu ah gan :D

    BalasHapus
  18. @Ilham:

    tugas bikin sejarah hidup sendiri kali ye...

    @iam: iya makasih

    @rezki: kayaknya saya setuju sama saran anda.

    BalasHapus

Aturan memberi komentar:
1. Gunakan akun anda yang jelas supaya mudah di reply dengan meninggalkan e-mail atau link social media. Tidak disarankan menggunakan anon.
2. No spam, overload links, dan komentar yang tidak berhubungan.
3. Komentar anda akan di apresiasi jika anda memberikan tambahan dan saran, dan admin akan meletakkan di postingan.