Ads

Kotak Pencarian

Ads

Minggu, 01 Januari 2017

[Monthly Note] Rencana Pencapaian Tak Tercapaikan


Tahun berlalu yang lain sudah dihabiskan, gw mengetik ini dimalam pergantian tahun baru setelah selesai seharian bekerja menjadi kasir dan delivery. Sambil menunggu waktu mengantuk dan bunyi petasan mercon bergema. Gw ingin menuliskan beberapa hal yang sudah gw dapat, belum dapat. dan juga yang ingin gw dapat. 


Ngomong-ngomong, membandingkan Internet saat ini dengan satu dekade sebelumnya sangat ekstrem dan berbeda sama sekali. Hampir semua orang mempunyai akses Internet yang lebih cepat, media menyebut mereka netizen yang memberikan kesempatan luas untuk mengekspresikan dirinya dengan berbagai hal yang pengguna Internet belum kenal. Kata meme, viral, medsos, buzzer sudah menjadi istilah umum yang menjadi makanan hampir semua netizen yang dibanjiri dengan click-bait, berita yang bermodal repost dan sensasional dan sekejar mengejar setoran dari pengiklan seperti Youtube dimana selanjutnya semua orang merasa harus menjadi juri, hakim dan eksekutor bagi netizen lainnya. Mungkin lain kali gw akan menulis perbedaan perilaku netizen satu dekade lalu dengan saat ini. Entah kenapa gw menyisipkan tulisan ini diparagraf kedua yang sebenarnya gak berhubungan.

Gw sering membuat rencana tentang apa yang gw harus lakukan dalam hidup gw. Di umur 25, gw tau-tau aja sudah beranjak menjadi seorang bapak-bapak dalam satu tahun kedepan. Tuntutan rumah tangga membayangi didepan mata dengan penghasilan yang bisa di bilang berpotensi namun seadanya. Ada beberapa hal yang belum pernah gw capai hingga saat ini dan mungkin saat ini harus melupakan hal tersebut karena sesuatu yang lebih real ada didepan.

1. Gw pengen jalan-jalan dan keliling dunia.

Sejak gw mulai menulis jurnal, gw selalu menganggap keliling dunia adalah suatu yang harus gw lakukan sebelum mati. But how? Saat itu gw masih menganggap hal itu mudah untuk dilakukan karena saat itu gw punya banyak waktu dan tidak terlalu dituntut untuk bertanggung jawab. Mungkin tahun ini dan tahun depan masih belum kesampaian dengan keadaan yang kurang menguntungkan. Alasan gw sendiri saat itu karena melalui keliling dunia kita bisa mempelajari banyak hal dan bertemu orang banyak, untungnya ada Internet dan sampai saat ini gw belajar dulu lewat Internet. 

2. Gw pengen menikah

Ide ini baru-baru aja muncul di kepala ketika gw menyadari bahwa sudah saatnya gw harus serius untuk memikirkan hal yang lebih realistis. Dan hal yang paling realistis bagi gw sebagai anak sulung harus meneruskan generasi selanjutnya dimana orang tua gw menginginkan sebuah cucu untuk di timang. Untuk saat ini, gw lebih memfokuskan diri untuk menemukan orang yang tepat yang akan mendampingi gw saat susah dan sukses. Dan tantangannya adalah bisakah gw membuktikan bahwa gw orang yang mampu menafkahi orang lain tanpa harus membebani diri ketika menikah nanti. 

3. Menguasai semua "useless" skill 

Sebagian orang di hidup gw menganggap apa yang gw minati merupakan sesuatu yang useless dan tidak bakal bisa menghidupi gw dengan cukup apalagi mapan. Hal useless di sini tentu saja menulis blog, membuat dan bermain musik lalu menyebarkannya ke Internet. Anggapan mereka ada benar dan ada salahnya. Benar bahwa penghasilan gw masih dibawah rata-rata dikarenakan gw sendiri tidak mendorong skill gw ke level profesional dan mendedikasikan diri untuk benar-benar fokus didalamnya. Salah ketika apa yang gw dapat ketika jalan-jalan kemaren bahwa dengan pertumbuhan Internet di seluruh dunia, kesempatan gw untuk mendapatkan "keuntungan" dari karya gw terbuka lebar. 

4. Mempunyai usaha utama yang benar-benar gw kelola sendiri

Toko kue dimana gw bekerja gw anggap sebagai usaha utama gw untuk mendapatkan "penghasilan" real yang saat ini masih gw kumpulkan untuk merakit PC impian gw namun saatnya dirubah untuk bagaimana gw bisa gunakan untuk biaya modal pernikahan nanti dimana bapak gw setuju untuk mengizinkan gw buka cabang asalkan mau menikah dan menjalankan bisnis ini dengan mandiri. Dan hal inilah kenapa gw harus menikah tahun ini. 

5. Studi Tak Sampai

Gw tertarik untuk melanjutkan study gw kejenjang S2, bukan karena mengejar bidang doktoral, tetapi lebih kearah bagaimana gw bisa belajar dalam bidang yang lebih formal. Dalam hal ini gw ingin mendalami bidang ilmu komunikasi dan berencana mengambilnya di luar kota. Tentu saja orang tua gw setuju 100% untuk hal ini, namun ide studi sambil bekerja merupakan big no-no bagi orang-tua karena takut tidak fokus. Selain itu alasan menikah juga hal yang paling mengganjal namun disatu sisi membuat gw merasa ketika menikah nanti dan mendalami bidang study yang gw pelajari mempunyai pendamping dan asisten yang akan membuat gw tetap berjalan disatu jalar untuk menyelesaikannya,

Sekian dulu monthly note kali ini, hal yang gw tuliskan merupakan hal paling penting dalam hidup gw saat ini. Setidaknya menulis melalu media blog dimalam tahun baru merupakan hal yang akan ditinggalkan beberapa tahun kedepan digantikan dengan status singkat atau teknologi yang belum terbayangkan sebelumnya.

2 komentar:

Aturan memberi komentar:
1. Gunakan akun anda yang jelas supaya mudah di reply dengan meninggalkan e-mail atau link social media. Tidak disarankan menggunakan anon.
2. No spam, overload links, dan komentar yang tidak berhubungan.
3. Komentar anda akan di apresiasi jika anda memberikan tambahan dan saran, dan admin akan meletakkan di postingan.