Kotak Pencarian

Selasa, 01 September 2015

[Monthly Note] Merdeka untuk Kerja

Bulan kemerdekaan Indonesia sudah lewat, selain negara yang merdeka. Gw juga mendapatkan kemerdekaan dari sebuah situasi bernama kuliah. Hampir 5 tahun gw menghabiskan waktu dengan status mahasiswa. Meskipun sudah ikut sidang skripsi, gw belum mendapatkan toga sarjana dan merayakan satu hari bernama Yudisium di tengah bulan ini. Satu hal yang pasti, setelah menyandang pakaian kebesaran dan memakai topi rata yang ada ekornya. Gw akan mendapatkan sebuah gelar Sarjana Pendidikan yang bisa gw sematkan kapan saja ketika gw mengisikan formulir sebuah nama. 


Dalam 5 tahun terakhir, meskipun gw kadang kerja sampingan. Gw masih minta uang “jajan” sama orang-tua. Hasil pendapatan dari kerja sampingan sebenarnya berkisar kepada alat music dan gadget yang gw beli. Uang jajan biasanya gw pakai untuk membeli pulsa, isi bensin, dan kadang gw kumpulkan untuk nambahin barang wishlist yang mau gw pakai. Dibulan ini gw memutuskan, tidak lagi meminta uang jajan karena bahwasanya gw sudah seharusnya mandiri dan berpikir untuk mencari uang sendiri. Ortu, khususnya bapak gw sebelumnya selalu melarang untuk mengambil pekerjaan full-time karena takut katanya kuliah gak bisa focus. Tapi kalau di pikir, hampir satu tahun kebelakang bapak waktu gw dihabiskan untuk bagaimana menyelesaikan skripsi. Dan ada benarnya juga kalau mengambil pekerjaan disaat semester akhir sangat berpotensi kehilangan focus untuk menyelesaikan studi. Kalau orang sini bilang, “kecium bau duit” sebutannya. 

So, di penghujung bulan, gw scan beberapa sertifikat dan ijazah terakhir, dengan menggunakan wifi kampus yang gratisan, gw mencari beberapa lowongan pekerjaan. Ada yang freelance, ada juga yang fulltime. Hampir setiap lowongan yang mempunyai prospek bagus memerlukan kompetensi dan pengalaman kerja sebagai persyaratannya. Sedangkan pekerjaan freelance, meskipun syaratnya mudah tetapi sangat spekulatif dan kebanyakan tidak sesuai dengan kemampuan gw, kecuali sebagai pengajar les private yang bagi gw tidak terlalu susah-susah amat. 

Cardboard for Sale

Ada beberapa perusahaan yang gw bookmark untuk melamar, dan tentu semua peryaratan gw kirim. Tinggal menunggu kapan waktu untuk wawancara kerja. Saat ini gw belum memastikan apa gw diterima atau belum. Tetapi setidaknya gw mencoba dulu sambil memperhatikan kesempatan kerja yang ada. Dan salah satu pekerjaan sampingan gw sejak tiga tahun lalu, sebagai online seller. Gw tentu setidaknya mempunyai cadangan jika kesempatan untuk bekerja secara formal belum didapat. Cukup mengurusi weblog banjarmarket.com dan mengupdate item terbaru yang baru-baru ini gw jual, yaitu Google Cardboard murah meriah. Gw bisa bertahan untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus meminta uang jajan.

8 komentar:

  1. nyari kerjaan yang pas, cocok dan sesuai keadaan itu susah ya, gue aja ngelamar kerja sampai sekarang dan di interview ujung-ujungnya nggga ke terima -_-
    emng benar nyari kerja itu sama aja dengan nyari pacar bro. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. well, sebaiknya ditentukan dulu apakah mau mengambil kerja fulltime atau part-time. Keduanya ada kelebihan masing-masing, tapi kalau mau yang cocok ya kenapa gak ambil kerja freelance aja, kalau fulltime biasanya cocok untuk mengembangkan karir. Kebetulan saat ini gw dah diterima disalah satu perusahaan masbro.
      Haha.. sampai saat ini gak kepikiran untuk mencari pacar sih bro... mending mapan dulu dan sekalian sama jodohnya nanti sampe kepelaminan.

      Hapus
  2. kerja di perusahaan apa bro ? d google ya ? wah selamat ya bro ga nyangka ada anak banjar yg bisa kerja di google, salam buat larry page sama sergy bin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kagak bro. Distributor perangkat It dibidang sales lapangan. Ngimpi kerja di google kalau pengalaman kerja aja g ada.

      Hapus
  3. wah sayang banget, padahal berharap banget ada anak banjar yg kerja d google.

    btw koq jauh banget sama jurusan ente, ane kira ente bakal ngelamar kerja jadi guru dan ngajar bahasa inggris.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak jauh jauh amat kok. Kuliah skrg sambil kerja jurusan sales, banyak istilah istilah Bahasa Inggris. Selain itu modal gw sih product knowledge yg mengharuskan Bahasa Inggris fluency sebagai dasar utk menjual.

      Hapus
  4. wah sarjana pendidikan. ikut indonesia mengajar asik tuh gan buat nambah pengalaman hehe.

    dulu gue pernah ngelamar kerja parttime, lalu keterima tapi gue ngundurin diri sebelum mulai kerja karna bentrok jadwal kursus, akhirnya sekranga gue fokus ngurusin online shop gue, karna flexible waktunya.

    ngomong-ngomong soal minta duit, gue aja yang udah ngekost dan dikasih uang bulanan kadang masih sering nelfon ortu buat minta kirimin duit tambahan karna mau beli suatu barang, baju misalnya. dan pulsa pun masih minta isi-in sama ortu. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin suatu saat, momennya belum tepat sih untuk ikut programmnya.
      menurut ane kalau masih di bangku sekolah, bagusnya fokus study dan bersenang-senang (dalam arti positif) bersama teman-teman. Yup, OL shop merupakan kerja yang paling flexible memang.
      tapi kalau kamu nanti mau mencapai jenjang karir, kerja part-time kurang bagus untuk mencapai pekerjaan yg lebih tinggi karena mengharuskan kita mempunyai track record kerja di perusaan yang sudah punya nama.

      masih dimaklumi sih, saya aja kadang di kasih uang buat beli bensin. Intinya start from the bottom dulu ye..

      Hapus

Aturan memberi komentar:
1. Gunakan akun anda yang jelas supaya mudah di reply dengan meninggalkan e-mail atau link social media. Tidak disarankan menggunakan anon.
2. No spam, overload links, dan komentar yang tidak berhubungan.
3. Komentar anda akan di apresiasi jika anda memberikan tambahan dan saran, dan admin akan meletakkan di postingan.