Kotak Pencarian

BERIKLAN?

BERIKLAN?

Jumat, 01 Agustus 2014

[Monthly Note] Lebaran dan Gadis Idaman

Atmosfir bulan puasa sudah berakhir dan tergantikan dengan sebelas bulan selanjutnya dengan har-hari tanpa berpuasa. Lebaran dating bertepatan di akhir bulan Juli. Jadi masih dalam suasanya lebaran, gw mau mengucapkan mohon maaf lahir batin sebesar-besarnya buat diri gw sendiri, karena masih banyak kekurangan dan kehilafan. Dan juga mohon maaf buat kamu yang mungkin baca postingan ini. 


Tahun ini gw berpuasa dengan keluarga gw dirumah baru pindahan, sebenarnya gak ada perbedaan banyak sih saat dulu suasana puasa ketika masih jadi anak-anak hingga remaja; masih haus dan lapar seharian yang sebenarnya bukan menjadi sesuatu yang harus ditakutkan. Tepat 6 juli lalu gw berumur 23 tahun, usia yang sudah sangat dipertimbangkan sangat dewasa. Bagi gw, menjadi dewasa itu harus bertanggung jawab pada diri sendiri. hidup mandiri, dan siap untuk mencapai proses kematangan hidup termasuk kemapanan. 

Saat ini gw berada disemester akhir dan berencana untuk membuat ulang proposal skripsi yang harus diselesaikan sebelum 2015, ngomong-ngomong adik laki-laki gw sudah menyelesaikan studi D3-nya bulan lalu, sedangkan gw sendiri sebenarnya menghabiskan bulan puasa dengan kegiatan yang mungkin dianggap tidak terlalu istimewa seperti online seharian. But aint regret nothing

Anyway, banyak teman kuliah gw saat ini sebagian ada yang menyelesaikan skripsi mereka dan sebagian lainnya bernasib sama seperti gw, tapi bukan masalah studi sebenarnya yang mau gw bahas, tetapi masalah mempunyai pasangan hidup seperti urusan perkawinan. Karena saat ini gw merencanakan untuk menikah di umur 25-27an, hal ini tentunya mebuat berpikiran sama. Mencari pasangan hidup. 

Lebaran kemaren gw nonton film yang judulnya Ruby Sparks, meski monthly note ini sebenarnya bukan resensi film, tapi gw mau share tentang film drama komedi romantis dengan plot yang menartik (sebenarnya gw bukan tipikal penonton film rom-kom sih), tetapi ketika membaca synopsis filmnya yang bercerita tentang seorang penulis novel yang mengarang tulisan tentang gadis idamannya ketika ia merasa stuck menulis dan secara ajaib sang gadis yang ia tuliskan hidup didunia nyata dan memasuki kehidupannya, gw pun tertarik menyelesaikan film ini sampai habis meski unsur komedinya bukan seperti yang gw harapkan. 


"Aduh bang Qori bisa aja nyebut-nyebut nama aye..."
Mungkin hal seperti diatas hanya didunia khayalan, tetapi seperti yang gw tangkap tentang konflik yang muncul di film ini, adalah ketika sang gadis idaman mulai mengganggu kehidupan sang penulis untuk menulis novel dan saat sang penulis sadar bahwa sesungguhnya ia hanyalah menciptakan standar tersendiri yang membuat sang gadis terlihat seperti robot yang diprogram sekehendak hatinya. Gw pun jadi mikir tentang konsep cewek idaman gw sendiri, seperti halnya tokoh utama di film tersebut, ia menulis semua hal yang dia suka tentang cewek yang diimpikannya, namun saat ia sadar ketika standar pada manusia itu gak sesuai dengan dirinya akhirnya ia ingin merubah sesuai keinginannya tanpa mengindahkan perasaan pada gadis yang diciptakannya. So, intinya gw rasa setidaknya gw mendapatkan pasangan yang saling menghargai persamaan dan perbedaan yang muncul nanti. 

Ps.: Untuk istriku yang baca postingan ini, saat ini saya masih 23 tahun, mungkin kamu pas baca tulisan ini punya perasaan campur aduk. Tapi kuingatkan kamu satu hal seperti yang teman akrabku bilang, ketika kamu mempunyai hubungan dengan seseorang, jangan pernah melihat masa lalu pasanganmu sebagai patokan, karena manusia bisa berubah suatu saat.

4 komentar:

  1. Minal Aidin Walfaidizn Mas Bro. Wah ini filmnya saya belum pernah nonton saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi, mohon maaf lahir batin ye... tonton aja tuh filmnya.. so-so inspiring.

      Hapus
    2. Siip Qor. Anu filmnya nii kira-kira adalah bejualan di kamboja Qor?

      Hapus
    3. mun kam handak, ku kocopykan filmnya ke flashdisk. kayaknya susah nyarinya tuh, karena drama.

      Hapus

Aturan memberi komentar:
1. Gunakan akun anda yang jelas supaya mudah di reply dengan meninggalkan e-mail atau link social media. Tidak disarankan menggunakan anon.
2. No spam, overload links, dan komentar yang tidak berhubungan.
3. Komentar anda akan di apresiasi jika anda memberikan tambahan dan saran, dan admin akan meletakkan di postingan.